BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Makanan ringan atau yang umumnya disebut “Camilan” merupakan istilah
untuk makanan yang bukan termasuk dalam menu utama seperti makan pagi, siang,
atau malam. Makanan ringan dianggap oleh sebagian orang sebagai makanan
penghilang rasa lapar untuk sementara waktu, atau biasa dikonsumsi hanya untuk
sekedar menikmati cita rasa camilan tersebut. Di Indonesia, terdapat berbagai banyak
jenis dari makanan ringan/camilan, salah satunya adalah Donat. Donat merupakan kue
bercita rasa manis yang berbentuk bulat dengan sebuah lubang ditengahnya dan
memiliki berbagai macam rasa.
Donat sangatlah populer di Indonesia terutama pada era milenial saat ini,
karena semakin inovatif varian bahan dasar donat hingga rasa yang membuat Donat
digemari oleh masyarakat. Ada beberapa alasan mengapa Donat sangat digemari
banyak orang, sebuah penelitian yang dirilis mengenai Metabolisme Sel yakni
bagaimana otak manusia merespons makanan dan mengurainya. Dalam studi ini,
ditemukan bahwa makanan yang tinggi karbohidrat dan tinggi lemak dapat memicu
aktivitas dalam jumlah sangat besar di pusat penghargaan otak. Dan sebagaimana
manusia berevolusi, manusia menghasilkan jumlah dopamin yang lebih besar dan rasa
yang menyenangkan lebih besar pada makanan yang tinggi karbohidrat dan lemak.
(Small, 2018)
Melihat banyaknya peluang
untuk berbisnis makanan ringan terutama Donat sedang diminati oleh semua kalangan
masyarakat, karena sangat berpeluang besar untuk mendapatkan keuntungan. Tetapi
dalam menjalankan sebuah bisnis, diperlukan beberapa komponen untuk menunjang
keberlangsungan bisnis tersebut. Salah satunya adalah Aset Tetap yang memerlukan