Ringkasan BAB 16
Strategi Perusahaan dan Investasi Asing Langsung
16.1 Teori Perusahaan Multinasional
● Product and Factor Market Imperfections
Penjelasan yang paling menjanjikan untuk keberadaan perusahaan
multinasional bergantung pada teori organisasi industri (IO), yang berfokus pada
ketidaksempurnaan pasar produk dan faktor. Teori IO menunjuk pada keadaan
umum tertentu di mana setiap pendekatan — ekspor, perizinan, atau produksi lokal
— akan menjadi alternatif pilihan untuk mengeksploitasi pasar luar negeri. Menurut
teori ini, perusahaan multinasional memiliki modal tidak berwujud dalam bentuk
merek dagang, paten, keterampilan pemasaran umum, manajemen rantai pasokan,
dan kemampuan organisasi lainnya.
Ketidaksempurnaan dari ‘kegagalan pasar’ menyebabkan terjadinya
investasi langsung vertikal dan horizontal. Integrasi vertikal — investasi langsung
lintas industri yang terkait dengan berbagai tahap produksi barang tertentu —
memungkinkan MNC mengganti sistem produksi dan distribusi internal untuk pasar
yang tidak efisien. Investasi langsung horisontal — investasi yang lintas batas
tetapi di dalam suatu industri — memungkinkan MNC untuk memanfaatkan
keunggulan seperti pengetahuan atau teknologi dan menghindari kesulitan kontrak
dalam berurusan dengan pihak-pihak yang tidak terkait.
Namun keberadaan kegagalan pasar tidak cukup menjadi alasan untuk
melakukan FDI. Karena perusahaan lokal memiliki keunggulan biaya yang melekat
pada investor asing, perusahaan multinasional dapat berhasil di luar negeri hanya
jika produksi atau keunggulan pemasaran yang mereka miliki tidak dapat dibeli atau
digandakan oleh pesaing lokal. Namun, pada akhirnya, jika semua hambatan untuk
masuk terkikis, perusahaan harus menemukan sumber keunggulan kompetitif baru
atau didorong untuk kembali ke negara asalnya. Dengan demikian, untuk bertahan
sebagai perusahaan multinasional, perusahaan harus menciptakan dan melestarikan
hambatan efektif untuk mengarahkan persaingan dalam pasar produk dan faktor di
seluruh dunia.
● Financial Market Imperfections
Teori alternatif, meskipun tidak bersaing, hipotesis untuk menjelaskan
investasi asing langsung bergantung pada adanya ketidaksempurnaan pasar
keuangan. Motivasi finansial untuk investasi asing langsung adalah keinginan
untuk mengurangi risiko melalui diversifikasi internasional. Namun, motivasi ini
agak mengejutkan karena risiko bawaan yang melekat pada perusahaan
multinasional. Perubahan nilai tukar, kontrol mata uang, pengambil- alihan, dan
bentuk- bentuk intervensi pemerintah lainnya adalah beberapa risiko yang jarang
dijumpai oleh perusahaan domestik. Dengan demikian, semakin besar investasi
internasional suatu perusahaan, semakin berisiko operasinya.