1
WISATA PUNCAK ASMORO SEBAGAI PERWUJUDAN
PENGEMBANGAN PROGRAM EKOWISATA
Rara Ayu Annisa Putri1), Ida Nur Safitri2), Akhla Fuadah3),
Dian Mahendrawati4), Nana Nur Hasanah5)
Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga1,2,3,4,5)
Email : raraayu345@gmail.com
ABSTRACT
This study aims to describe the use of forest land to improve the economy of the people of
Sumber Pakem-Gombengsari Village, Kalipuro District, Banyuwangi Regency in developing
an ecotourism program on Asmoro Peak Tourism. This research method uses a qualitative
descriptive approach. Research techniques used through research studies, observations, and
documentation. The results of research show that the driving factor for the emergence of
Asmoro Peak Tourism is an embodiment of the development of an ecotourism program that
can provide changes in the economic level of the communities surrounding of Sumber Pakem-
Gombengsari Village while increasing sustainable tourism potential in Banyuwangi. Asmoro
Peak Tourism development is expected to be an attraction for investors and tourists. The stage
of this research begins with the process of identifying natural potential that can become the
object of the Asmoro Peak Tourism in developing ecotourism program so that it can empower
the surrounding community specifically to raise the spirit of the youth of Sumber Pakem-
Gombengsari Village to manage existing tourism potential. The development of this
ecotourism program present several principles including, 1) natural nuances, 2) environmental
conservation, 3) socio-economic benefits, 4) positive experiences for surrounding
communities, and 5) tourist attraction.
Keywords : forest land, ecotourism, natural potential, sustainability, youth, tourists
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan lahan hutan guna
meningkatkan perekonomian masyarakat Dusun Sumber Pakem, Desa Gombengsari,
Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi dalam pengembangan program ekowisata pada
Wisata Puncak Asmoro. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.
Teknik penelitian yang digunakan melalui studi penelitian, observasi, dan dokumentasi. Hasil
penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa faktor pendorong munculnya Wisata Puncak
Asmoro merupakan bentuk perwujudan dari pengembangan program ekowisata yang dapat
memberikan perubahan pada tingkat perekonomian masyarakat sekitar Dusun Sumber Pakem,
Desa Gombengsari sekaligus meningkatkan potensi wisata yang berkelanjutan di Banyuwangi.
Pengembangan Wisata Puncak Asmoro ini diharapkan mampu menjadi daya tarik untuk
investor maupun wisatawan. Tahapan penelitian ini diawali dari proses identifikasi potensi
alam yang dapat menjadi objek Wisata Puncak Asmoro dalam pengembangan program
ekowisata sehingga dapat memberdayakan masyarakat sekitar khususnya membangkitkan
semangat para pemuda Dusun Sumber Pakem, Desa Gombengsari untuk mengelola potensi
wisata yang ada. Pengembangan program ekowisata ini menyajikan beberapa prinsip meliputi,
1) bernuansa alam, 2) konservasi lingkungan hidup, 3) manfaat sosial-ekonomi, 4) pengalaman
positif bagi masyarakat sekitar, dan 5) daya tarik wisatawan.
Kata Kunci : lahan hutan, ekowisata, potensi alam, keberlanjutan, pemuda, wisatawan
PENDAHULUAN
Sektor Pariwisata merupakan salah satu
sektor yang berpotensi untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi dari suatu daerah
dimana pariwisata tersebut dapat menarik
investor dan wisatawan baik domestik
maupun mancanegara (T. H. Lee & Jan,
2019). Hal tersebut dapat menambah
pendapatan masyarakat suatu daerah
khususnya di daerah Kabupaten
Banyuwangi. Dilihat dari posisi geografis,
Kabupaten Banyuwangi merupakan salah
satu daerah yang memiliki banyak objek
wisata mulai dari pantai, gunung, hutan,
bukit dan sebagainya (Halim, 2017).
Puncak Asmoro merupakan salah satu
objek wisata yang kini ramai menjadi topik
pembicaraan di kalangan para pemuda.
Puncak Asmoro merupakan objek wisata
yang masih baru, wisata tersebut berupa
gundukan tanah yang menyerupai bukit.
Objek wisata ini berlokasi di Dusun
Sumber Pakem, Desa Gombengsari,
Kecamatan Kalipuro, Kabupaten
maupun masyarakat sekitar dimana dapat
meningkatkan perekonomian masyarakat.
Melihat potensi alam yang ada, masyarakat
Dusun Sumber Pakem, Desa Gombengsari
ini membangun objek wisata yang ramah
lingkungan sebagai bentuk perwujudan
pengembangan program ekowisata guna
menambah pengetahuan mengenai
lingkungan hidup, pengalaman positif bagi
wisatawan agar memiliki kesadaran
pentingnya menjaga dan melestarikan alam
sekitar. Ekowisata tersebut diharapkan
dapat meningkatkan perekonomian dan
memberdayakan masyarakat Dusun
Sumber Pakem, Desa Gombengsari untuk
lebih kreatif dan mandiri dalam mengelola
dan memanfaatkan potensi alam yang ada
tanpa merusaknya (Hsu, 2019).
Pengembangan program ekowisata ini
mencakup tiga hal penting yaitu lingkungan
berupa sumber daya alam, nilai sosial-
budaya dan ekonomi, serta melibatkan
masyarakat sekitar. Dengan adanya objek
wisata yang baru ini, maka penulis ingin
mengetahui seberapa jauh potensi