Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) DOI: 10.25126/jtiik.202072442
Vol. 7, No. 5, Oktober 2020, hlm. 971978 p-ISSN: 2355-7699
Akreditasi KEMENRISTEKDIKTI, No. 36/E/KPT/2019 e-ISSN: 2528-6579
971
IMPLEMENTASI LAYANAN APLIKASI BERGERAK UNTUK INFORMASI
WISATA PROVINSI PAPUA BARAT
Parma Hadi Rantelinggi*1, Arnita Irianti2, Dwi Aryanto3
1,3 Program Studi Teknik Informatika, Universitas Papua, Manokwari
2Program Studi Teknik Informatika, Universitas Sulawesi Barat, Majene
Email: 1p.rantelinggi@unipa.ac.id, 2arnitairianti@unsulbar.ac.id, 3dwi.inter08@gmail.com
*Penulis Korespondensi
(Naskah masuk: 31 Agustus 2019, diterima untuk diterbitkan: 07 Oktober 2020)
Abstrak
Provinsi Papua Barat memiliki beragam tempat pariwisata. Namun, sebagian masyarakat Indonesia yang
berkunjung ke Papua Barat hanya mengenal Raja Ampat sebagai tempat wisata. Padahal masih banyak tempat
yang belum dikenal secara luas untuk menjadi tujuan wisata. Selain itu, belum adanya aplikasi yang berbasis
Android yang dapat mendukung dalam promosi pariwisata di Papua Barat. Penelitian ini bertujuan untuk
merancang dan membangun aplikasi bergerak agar dapat dimanfaatkan sebagai sarana melakukan promosi wisata.
Penelitian ini berkontribusi pada penduduk untuk mengakses informasi tentang lokasi wisata di Provinsi Papua
Barat secara tepat dan mudah. Penelitian ini menggunakan model Design Science Research (DSR) merupakan
model yang bisa difungsikan sebagai solusi untuk membangun dan mengevaluasi jejak digital secara waktu nyata,
melibatkan variabel yang mempertimbangkan desain, utilitas desain dan menentukan karakter variabel yang
dievaluasi. Aplikasi yang dibangun berbasis Android dengan memanfaatkan layanan cloud PaaS serta layanan
google maps dalam mempermudah mencari lokasi wisata. Evaluasi akhir yang lakukan dilihat dari hasil
penyebaran kuesioner kepada responden untuk tingkat kepuasan pemanfaatan aplikasi yang dibangun. Hasil
menyatakan 36,9% responden sangat setuju, 51,6% menyatakan setuju, 10,3% menyatakan cukup dan 1,2%
menyatakan kurang. Sehingga diketahui mayoritas responden setuju apabila aplikasi ini dapat digunakan sebagai
alat untuk promosi dan mencari informasi pariwisata di Provinsi Papua Barat
Kata kunci: aplikasi bergerak, DSR, Papua Barat, ponsel cerdas, promosi wisata
IMPLEMENTATION OF MOBILE APPLICATION SERVICE FOR TOURIST
INFORMATION IN PAPUA BARAT PROVINCE
Abstract
Papua Barat Province has various tourist attractions. However, even Indonesians who visited Papua Barat only
know Raja Ampat as a tourist destination. The fact is, there are still many places that are unknown to the general
public. Beside that, there is no Android-based application that can support tourism promotion in Papua Barat.
This research aims to design and build a mobile application to promote tourism. This research contributes to the
population by providing precise and easy access to information about tourist sites in Papua Barat Province. This
research used The Design Science Research (DSR) model which is a model that can function as a solution for
building and evaluating digital trace in real-time, involves variables that consider the design, utility design and
determine the character of the variables evaluated. The application is Android-based, utilizing the PaaS cloud
service as well as the Google maps service for making it easier to find tourist sites. The final evaluation is seen
from the results of the questionnaires distributed to respondents to find out their level of satisfaction of the
application. The results show that 36.9% of respondents strongly agreed, 51.6% agreed, 10.3% said fair, and
1.2% said less. So it is known that the majority of respondents agreed that this application can be used as a tool
for promoting and searching for tourism information in Papua Barat Province.
Keywords: mobile application, DSR, Papua Barat, smartphones, tourist promotion
1. PENDAHULUAN
Lebih dari dua dekade teknologi informasi
seperti teknologi jaringan nirkabel yang telah
dirasakan manfaatnya bagi sektor industri
(Rantelinggi & Djanali, 2015; Rantelinggi, Paiki &
Rantelobo, 2017), sebagai contoh penerapan
972 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), Vol. 7, No. 5, Oktober 2020, hlm. 971-978
teknologi nirkabel di sektor industri yaitu Bluetooth
Low Engergy yang dimanfaatkan untuk membantu
navigasi indoor dan pengembangan bandara cerdas.
Selain itu salah satu perangkat teknologi informasi
yang digunakan di sektor industri adalah ponsel
cerdas yang beroperasi menggunakan Android
sebagai sistem operasi utama (Shihab & Murtadho,
2011). Ponsel cerdas ini dapat membantu
penggunanya untuk mencari tempat wisata yang
dekat dengan tempat tinggal mereka.
Wisata bisa merupakan objek di alam terbuka,
bisa pula dalam bentuk bangunan seperti museum,
benteng dan situs peninggalan masa lampau yang
mempunyai nilai. Indonesia salah satu negara yang
menjadi tujuan wisata, salah satunya adalah di
Provinsi Papua Barat.
Papua Barat merupakan salah satu provinsi di
pulau Papua yang terkenal dengan Raja Ampat.
Padahal masih banyak wilayah yang menjadi
destinasi pariwisata. Sehingga perlunya penelitian
dalam mendukung promosi destinasi wisata di Papua
Barat. Kontribusi dalam penelitian ini adalah aplikasi
mobile yang dirancang dan dibangun dapat
memberikan ketepatan dan kemudahan bagi
wisatawan yang ingin mencari lokasi wisata di
Provinsi Papua Barat. Aplikasi dapat memberikan
gambaran lokasi yang menjadi tujuan destinasi
wisata. Hal ini agar wisatawan dapat memperoleh
gambaran awal sebelum mengunjungi tempat wisata
tersebut.
Perangkat yang dibangun berbasis Android
menggunakan layanan Cloud Platform as a Service
(PaaS) dan layanan Google Maps agar mudah
mencari spot wisata secara waktu nyata. Selain itu
memanfaatkan Google Maps sehingga ketepatan
dalam mengakses lokasi wisata bisa tercapai. Dalam
1. Pendahuluan
Tujuan penelitian yaitu memudahkan akses
informasi dan mempromosikan lokasi pariwisata
Provinsi Papua barat.
2. Studi Literatur
Bagian ini memberikan penjelasan mengenai
Literatur yang sebelumnya termasuk artefak
yang telah dipakai untuk memecahkan persoalan
yang sama.
3. Metode
Penelitian ini dilakukan pendekatan metode
dengan mengadopsi pola DSR.
4. Penjelasan Singkat Artefak
Tahapan ini menjelaskan secara singkat artefak
dari aplikasi yang di rancang beserta komponen
perancangannya.
5. Evaluasi
Aplikasi dievaluasi untuk menjelaskan hasil
dengan bukti untuk memenuhi kriteria pengguna.
6. Diskusi
Bagian ini di diskusikan seberapa berhasil
aplikasi yang dirancang dapat menjadi solusi
masalah yang dijelaskan sebelumnya beserta
saran untuk perbaikan ke depan.
7. Kesimpulan
Menyajikan kontribusi penelitian dan
menjelaskan mengapa kontribusi dalam
penelitian ini penting.