1
BISNIS KREATIF RCGCI (REALISTIC
CGI CHARACTER
) SEBAGAI
INOVASI PENAMPIL BRAND PERSONA DI KALA PANDEMI
Abimanyu Tuwuh Sembhodo
COVID-19 sangat mempengaruhi industri kreatif. New normal dan segala
protokolnya membatasi karya-karya kreatif untuk tercipta. Hal itu mempengaruhi
perusahaan dalam segala hal, salah satunya dalam usahanya untuk menampilkan
citra dan brand persona secara kreatif melalui brand ambassador
,social media
influencer
, dan segala proses pembuatan konten kreatif yang memerlukan banyak
orang. Akibat lanjutan dari itu, diperparah dengan turunnya geliat ekonomi,
banyak perusahaan yang merumahkan pekerjanya. Banyak pekerja kreatif di
perusahaan kreatif / agensi kreatif seperti desainer, animator, dsb yang terpaksa
dirumahkan untuk meringankan beban perusahaan. padahal, sudah tentu mereka
butuh pekerjaan di masa-masa yang serba susah ini.
Dengan melihat dua permasalahan di atas, muncul sebuah ide bisnis yang
bisa menjadi solusi atas permasalahan tersebut. Ide ini berpeluang besar untuk
sukses, melihat dari tiadanya kompetitor dan kesesuaiannya dengan atmosfer
industri 4.0. Bisnis tersebut adalah bisnis karakter realistis buatan komputer atau
biasa disebut Realistic Computer Graphic Imagery Character (Realistic CGI
Character.)
CGI Character merupakan karakter yang dibuat melalui komputer, salah
satu macamnya adalah Realistic CGI character yang selanjutnya akan disebut
RCGIC. RCGIC merupakan karakter yang dibuat dari pengolahan komputer yang
berciri khas mempunyai properti semirip mungkin dengan manusia asli. Hal ini
sudah jamak dilakukan pada produksi film, bahkan dimulai pada tahun 1973 oleh
film Westworld, sampai yang terbaru yaitu Alita: The Battle Angel pada tahun
2019(1,2). Meskipun begitu, RCGIC masih jarang diterapkan pada penggunaan
yang lebih komersial selain hiburan, seperti promosi dan marketing brand/produk.
Sebenarnya, tren penggunaan RCGIC untuk komersial sudah dimulai sejak
tahun 2016 ketika RCGIC bernama Lil Miquela mulai muncul di Instagram.
Abimanyu Tuwuh Sembhodo
2
Karakter tersebut sering mendapat endorse dari brand fashion dan kecantikan
ternama. Sejak saat itu, perkembangan penggunaan RCGIC untuk komersial
semakin meningkat, meskipun tidak stagnan. Hal ini ditunjukkan dengan
bertambahnya RCGIC yang muncul seperti Bermuda, Blawko, dan Shudu.
Mereka dengan mudah menyesuaikan diri dengan ekspektasi masyarakat sehingga
mempunyai banyak follower
di media sosial. Perkembangan baru-baru ini,
@imma.gram ditunjuk menjadi salah satu brand ambassador es krim Magnum
serta GoJek pun juga menggunakan teknik ini untuk iklan mereka, meskipun
karakternya masih berdasarkan manusia yang nyata.
Dari kiri ke kanan: Shudu, Lil Miquela, Blawko. Semuanya merupakan RCGIC.
Perkembangan RCGIC yang sudah disebutkan diatas memvalidasi adanya