LAPORAN HASIL PENELITIAN
PT ULTRAJAYA MILK INDUSTRY TBK
Disusun oleh :
TITIN SUHARTINI B1031141001
ADE PUTRI PRATAMA B1031141035
MARIA CLAUDIA OKTAVINA B1031141042
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2016
STRATEGI BISNIS PADA PT ULTRAJAYA MILK INDUSTRY, TBK
TITIN SUHARTINI1, ADE PUTRI PRATAMA2, MARIA CLAUDIA OKTAVINA3
1Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Tanjungpura Pontianak
2Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Tanjungpura Pontianak
3Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Tanjungpura Pontianak
ABSTRACT
This report is an analysis of strategic management at PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk as
measured by the strategy matrix in the Input Stage, Matching Stage (SPACE Matrix, IE
Matrix and), as well as the Decision Stage .. Based on matrix calculations, PT.Ultrajaya Milk
Industry Tbk is the market leader position with innovation, improvement and learning in all
fields, thus affecting the value of the company with the creation of new products, provide
more value for customers and efficiency continuously so that the company can make a
broader market penetration to increase annual revenue and margins.
ABSTRAK
Laporan ini merupakan analisis manajemen strategis pada PT. Ultrajaya Milk Industry, Tbk
yang diukur dengan strategi matriks dalam Input Stage, Matching Stage (SPACE Matrix, IE
Matrix dan ), serta Decision Stage.. Berdasarkan perhitungan matriks, PT.Ultrajaya Milk
Industry, Tbk berada dalam posisi pemimpin pasar dengan inovasi, perbaikan dan
pembelajaran di segala bidang, sehingga mempengaruhi nilai perusahaan dengan penciptaan
produk baru, memberikan nilai lebih bagi pelanggan dan efisiensi secara terus menerus
sehingga perusahaan dapat melakukan yang lebih luas penetrasi pasar untuk meningkatkan
pendapatan tahunan dan marjin.
1. PENDAHULUAN
Perusahaan menciptakan strategi untuk mencapai tujuan yang diperlukan. Manajen
strategis dalam perusahaan dapat menilai keberhasilan proses strategi yang dilakukan sebagai
masukan untuk pengambilan keputusan di masa yang akan datang. Implementasi strategi
untuk perusahaan bisa menggunakan matriks yang dapat mengukur, mengindetifikasi, dan
menjelaskan posisi dan strategi alternatif yang akan diambil. Laporan ini akan menjelaskan
implementasi strategi matriks di PT. Ultrajaya
PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. adalah perusahaan yang berasal
dari bisnis keluarga. Perusahaan dimulai sejak awal 1960-an yang dari tahun ke tahun terus
berkembang dan kini telah menjadi salah satu perusahaan terkemuka di industri makanan dan
minuman di Indonesia. Pada tahun 2012 laju pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah> 6%,
sehingga pendapatan dan daya beli diharapkan kita akan terus meningkat.
Populasi sekarang lebih dari 230 juta dengan tingkat pertumbuhan 1-1,5% per tahun.
gaya hidup sehat juga sudah mulai tumbuh di masyarakat kita karena pendidikan dilakukan
baik oleh pemerintah dan sektor swasta. Dengan kondisi yang dijelaskan di atas konsumsi
susu diharapkan masyarakat Indonesia akan meningkat, sehingga pasar susu dalam 10 tahun
ke depan diperkirakan akan tumbuh sebesar 8% per tahun, dan pasar susu UHT akan tumbuh
sekitar 20% selama 5 tahun ke depan secara kumulatif.
2. METODE PENELITIAN
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan penjelasan. Teknik
pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur pembelajaran, yaitu
pengumpulan data dengan Laporan Tahunan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk, buku, jurnal,
sumber daya internet, dan untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan teori dan
konsep yang terkait dengan analisis manajemen strategis. Dalam penelitian ini, sumber data
sekunder adalah literatur pembelajaran, artikel, dan situs yang berkaitan dengan studi tentang
data yang diterbitkan.
3. METODE ANALISIS
a. Matriks Evaluasi Faktor Eksternal (EFE)
Matriks Evaluasi Faktor Eksternal (External Factor Evaluation—EFE Matrix)
memungkinkan para penyusun strategi untuk merangkum dan mengevaluasi informasi
ekonomi, sosial, budaya, demografi, lingkungan, politik, pemerintah, hukum, teknologi,
dan persaingan.
b. Matriks Profil Kompetitif (CPM)
Menurut David (2006:145-146), Matriks Profil Kompetitif (Competitive Profile
Matrix— CPM) mengidentifikasikan pesaing utama perusahaan serta kekuataan dan
kelemahan mereka dalam hubungannya dengan posisi strategis dari perusahaan. Contoh,
bobot dan total nilai tertimbang untuk CPM dan EFE memiliki arti yang sama. Tetapi,
faktor penentu keberhasilan (critical success factor— CSF) dalam CPM mencakup isu
eksternal dan internal. Dengan demikian, peringkat mengacu pada kekuatan dan
kelemahan, di mana 4 = kekuatan utama, 3 = kekuatan minor, 2 = kelemahan minor, 1 =
kelemahan utama.
c. Matriks Evaluasi Faktor Internal (IFE)
Tahap ekstraksi dalam menjalankan audit manajemen strategis adalah membuat